Sebuah video jalan terendam dapat beredar luas tanpa keterangan kapan dan di mana gambar itu direkam. Padahal, bagi warga yang hendak mencari jalur pulang atau memastikan keadaan keluarga, dua informasi itu sama pentingnya dengan kabar banjir itu sendiri.
Pastikan titik kejadian
Nama kabupaten atau kota belum tentu cukup untuk menunjukkan lokasi yang terdampak. Cari keterangan yang lebih spesifik, seperti kecamatan, kelurahan, nama jalan, atau patokan setempat, lalu perhatikan apakah laporan tersebut menyebut sumber informasinya. Detail lokasi mencegah pembaca mengira satu kejadian mewakili seluruh wilayah.
Bedakan waktu rekam dan waktu unggah
Video yang baru diunggah belum tentu baru direkam. Periksa tanggal pada keterangan unggahan dan cari petunjuk waktu dalam laporan, misalnya kapan warga melihat genangan atau kapan petugas memberikan pembaruan. Kondisi dapat berubah, sehingga informasi lama sebaiknya tidak diperlakukan sebagai gambaran keadaan saat ini.
Cari konfirmasi yang relevan
Untuk kabar yang berdampak pada keselamatan, bandingkan laporan dengan informasi dari pihak setempat yang menangani kebencanaan atau pemerintah daerah. Jika belum ada konfirmasi, berita sebaiknya menyebutkan dengan jelas bagian mana yang masih belum dipastikan. Pembaca pun dapat menahan diri untuk tidak meneruskan unggahan yang sumber dan waktunya tidak jelas.
